Blog

#JakartakuDamai, Untuk Aksi Demo Pada Jumat 4 November 2016 “Warga Jakarta itu cerdas dan tidak bisa lagi diprovokasi”

By November 4, 2016 No Comments

Semua media besar di Indonesia memberitakan tentang demo besar yang akan terjadi besok, jumat 4 november 2016. Warga Jakarta sangat peka dengan informasi portal media dan media sosial. Penyampaian informasi yang kurang tepat dapat menyebabkan hal-hal yang memicu masalah lainnya.

“Warga Jakarta itu cerdas dan tidak bisa lagi diprovokasi. Wajah warga jakarta yang penuh cinta dan bukan ujaran kebencian”

Kira demikian tautan dari salah satu akun twitter yang bersama @rochmanjak. Semestinya media dapat memberikan informai seperti ini. Informasi yang mendinginkan suasana dan hati.

Sebagai pusat informasi peran media sangat besar terhadap persepsi masyarakat dan bahkan hingga keutuhan negara Indonesia. Dengan kegiatan seperti ini akan membuat suasana menjadi kurang kondusif dan banyak sekali dampaknya.

Kegiatan sehari-hari masyarakat jadi terganggu, transportasi umum juga akan kena dampaknya, pelajar yang akan dilarang orangtuanya untuk pergi sekolah karena takut hal-hal seperti kekerasan, banyak perusahaan yang meliburkan karyawannya, turis internasional yang menjadi trauma, banyak perwakilan-perwakilan negara lain sampai di tutup sementara.

Hal ini bukannlah hal yang positif. Semestinya sebagai umat yang memiliki adab dan toleransi harus lebih mengutamakan kepentingan bersama dan dari seluruh lapisan. Bukan hanya memperhatikan diri sendiri.

Jakarta, Aksi Demo Besar pada Jumat 4 November 2016 - Pelukan Erat Warga Jakarta

Jakarta, Aksi Demo Besar pada Jumat 4 November 2016 – Pelukan Erat Warga Jakarta

Media paling berpengaruh di negara ini memberikan informasi bahwa:

“Polda Metro Jaya melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan Ibu Kota selama aksi besar-besaran dari ormas Islam, 4 November besok. Selain menyiapkan strategi pengamanan, jajaran kepolisian juga menggelar doa bersama.”

Sebanyak 50 orang membagikan pin dan stiker yang bertuliskan ‘Kita Semua Bersaudara’. Kelompok yang menamakan diri Forum Jakarta Damai ini membagikan pin dan stiker tersebut di sekitar Patung Kuda, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Mereka membagikan pin dan stiker tersebut kepada para pengguna jalan. Mereka saling menyebar dan memberikan barang tersebut dengan mengetuk jendela mobil-mobil yang melintas. Pengunjung Monas pun turut kebagian pin dan stiker ini.

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto sudah memastikan proses penanganan hukum terhadap Ahok dilakukan sesuai prosedur. Polisi dipastikan bekerja tanpa intervensi ataupun tekanan pihak lain.

“Kita enggak ada kaitannya dengan (adanya) desakan. Penegakan hukum ya proses penegakan hukum,” tegas Komjen Ari Dono kepada wartawan di Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (3/11).

Ahmad Dhani sependapat dengan tuntutan mempercepat proses hukum Ahok. Menurut dia, proses hukum harus dilakukan secara transparan, adil dan tanpa intervensi.

“Ya terlalu lama (proses yang berjalan saat ini). Kalau mengingat saya sendiri pernah menjadi tersangka penista agama ya, tahun 2005 pernah dipanggil dan itu cepat sekali prosesnya kenapa saat ini lambat? Kita kan enggak mau kalau polisi dianggap hanya mengulur waktu,” tutur Dhani.

Khusus untuk demo besar-besaran besok, Jokowi berpesan agar masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa. Masyarakat tidak perlu khawatir terkait kondisi keamanan.

“Bekerja seperti biasanya, yang sekolah ya sekolah seperti biasanya,” tegas Presiden.

Presiden dan Wapres pun juga akan tetap bekerja seperti biasanya. Jokowi akan bekerja di Istana Kepresidenan, JK akan bekerja di kantor Wapres yang letaknya bersebelahan. Tidak akan ada yang berbeda dengan kegiatan dua pemimpin tertinggi negara itu.

Sumber: www.detik.com

 

 

rchhats

rchhats

Apakah kamu punya banyak pertanyaan dan belum terjawab? Itu sudah cukup - karena banyak orang tidak beruntung dan mereka hidup tanpa pertanyaan.